Keranda Jenazah dan Musik DJ Warnai Aksi Rebana SD Negeri 3 Mojopuro di MAPSI Wonogiri

- Penulis

Sabtu, 20 September 2025 - 22:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penampilan unik sekaligus memukau hadir dari grup rebana SD Negeri 3 Mojopuro yang mewakili Kontingen Jatiroto dalam Lomba MAPSI ke-26 tingkat Kabupaten Wonogiri. Ajang yang digelar pada Sabtu, 20 September 2025 di SMA Negeri 2 Wonogiri itu terasa semakin meriah dengan kehadiran Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno, yang membuka acara secara langsung.

Untuk kali kedua, SD Negeri 3 Mojopuro tampil di cabang Lomba Seni Musik Rebana tingkat kabupaten. Grup yang dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah, Muhamad Rizal Wahyudi, menampilkan sesuatu yang berbeda. Mereka menghadirkan properti berupa keranda jenazah yang jarang ditemui pada lomba rebana, sekaligus membalut musik rebana tradisional dengan sentuhan musik ala DJ dan sound horeg yang membuat penonton terperangah.

Formasi pemain yang solid pun memperkuat nuansa musikal yang dihadirkan. Tiara dan Fadil mengisi posisi vokal dengan harmonis. Bila menabuh Derbuka dengan mantap, sementara Amel, Amabel, dan Radit kompak memainkan rebana/saron. Sentuhan Dafa melalui keyboard menambah variasi, disusul Abhi pada Bas, Riko pada Ketipung, Keyla di Keplak/drum, dan Farel pada Tump. Semua bersatu dalam harmoni untuk membawakan dua lagu, “Hulafaurrosyidin” dan “Tiket Suargo.”

Baca Juga :  Gandeng Psikolog, Dinas P dan K Wonogiri Gelar Roadshow Pembinaan ASN

“Sejak awal kami sadar bahwa untuk bisa diperhitungkan di tingkat kabupaten, kami harus berani berbeda,” ujar Kepala Sekolah Muhamad Rizal Wahyudi. “Keranda jenazah yang kami tampilkan bukan sekadar properti, tapi juga simbol pengingat akan kematian dan pentingnya ibadah,” tambahnya. Ia menegaskan bahwa persiapan dilakukan dengan penuh kesungguhan. “Kami berusaha semaksimal mungkin agar anak-anak bisa tampil percaya diri dan total di panggung,” ucapnya. Tak hanya itu, peran para pelatih juga sangat menentukan. “Kami beruntung mendapat arahan dari pelatih rebana Imam Syafei, pelatih vokal Nindy, serta penata musik Kevin Elza Music yang memberikan sentuhan modern pada rebana,” jelasnya.

Baca Juga :  Drumband SMPN 2 Girimarto Meriahkan Jalan Santai Waleng

Kreativitas tanpa batas dari kepala sekolah dan guru SD Negeri 3 Mojopuro pun terbayar. Penampilan yang memadukan tradisi rebana dengan nuansa kontemporer ini sukses mengantarkan mereka masuk 6 besar cabang Lomba Seni Musik Rebana MAPSI ke-26. Sorak tepuk tangan penonton menjadi bukti bahwa keberanian mereka menghadirkan sesuatu yang berbeda mampu menarik perhatian. “Ini baru permulaan. Kami akan terus berinovasi agar SD Negeri 3 Mojopuro semakin dikenal dan diingat melalui karya seni musik rebana,” pungkas Kepala Sekolah penuh optimisme. RSy

Berita Terkait

Mafianet Cikal Anom Cup 2026: Panggung Sportivitas, Kebangkitan Bola Voli dan Kolaborasi dari Dawungan
SDN 1 Jatipurno Sukses Gelar Kegiatan Peringatan Isra’ Mi’raj 2026
Visitasi SMPN 2 Girimarto di SMPN 1 Ngadirojo Sukses Digelar
Penuh Antusias, Guru SMPN 1 Ngadirojo Berlatih Penggunaan IFP
Luar Biasa, Kepala Sekolah Ini Raih 2 Penghargaan WIA 2025
Sah, 2.210 PPPK Paruh Waktu Terima SK
Karya dari Pelosok Karangtengah pada Hari Guru Nasional 2025
Zelltech Satria Muda Juara, Rivan Nurmulki dan Kawan-Kawan Bawa Sekijang Arena Meledak di Malam Grand Final
Berita ini 454 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 22:26

Mafianet Cikal Anom Cup 2026: Panggung Sportivitas, Kebangkitan Bola Voli dan Kolaborasi dari Dawungan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 20:25

SDN 1 Jatipurno Sukses Gelar Kegiatan Peringatan Isra’ Mi’raj 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 - 18:40

Visitasi SMPN 2 Girimarto di SMPN 1 Ngadirojo Sukses Digelar

Senin, 22 Desember 2025 - 10:24

Penuh Antusias, Guru SMPN 1 Ngadirojo Berlatih Penggunaan IFP

Minggu, 21 Desember 2025 - 05:20

Luar Biasa, Kepala Sekolah Ini Raih 2 Penghargaan WIA 2025

Berita Terbaru