Kegiatan purnawiyata SMPN 1 Ngadirojo berhasil memukau peserta yang hadir. Pasalnya, kegiatan dikemas secara unik. Purnawiyata menampilkan MC (Master of Ceremony) dalam 3 bahasa, yaitu bahasa Indonesia, bahasa Inggris, dan bahasa Jawa. Tiga siswa tampil sebagai MC di kegiatan yang digelar Kamis (04/06/2026) di halaman sekolah setempat.
Siswa yang tampil sebagai MC adalah Aisa Rhamadhani sebagai MC bahasa Indonesia, Syifa Noer Kalista sebagai MC bahasa Inggris, dan Ronald Kevin Septyan sebagai MC bahasa Jawa. Ketiganya adalah siswa kelas 8 SMPN 1 Ngadirojo.

Kepala SMPN 1 Ngadirojo, Agus Dwianto, dalam sambutannya menyampaikan berbicara tentang sekolah maka tidak lepas dari filosofi pendidikan Ki Hajar Dewantara. Menurut Agus, filosofi ini melandasi arah gerak SMPN 1 Ngadirojo. Agus berpendapat sekolah harus menjadi taman bagi siswa, tempat yang aman, nyaman, dan menyenangkan untuk belajar.
“SMPN 1 Ngadirojo terbukti menjadi sekolah yang nyaman, saat ini menjadi Sekolah Adiwiyata Mandiri tingkat nasional,” terang Agus.
Agus juga menambahkan, sekolah yang dipimpinnya terinspirasi dengan landasan filosofi Ki Hajar Dewantara. Menurutnya, Ki Hajar Dewantara memandang tiap anak itu unik, memiliki potensi masing-masing.

Selain menampilkan MC 3 bahasa, kegiatan purnawiyata juga menampilkan potensi para siswa. Talenta para siswa ditampilkan, mulai dari kemampuan seni tari, paduan suara, solo vokal, dan hiburan lainnya.
Camat Ngadirojo,Andika Krisnayana, beserta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan hadir di kegiatan ini. Andika dalam sambutannya memberikan motivasi kepada para siswa yang baru saja dinyatakan lulus.
Menurut Andika, ada banyak jalan menuju kesuksesan. Andika berpesan agar para siswa melakukan kegiatan belajar dengan senang hati, tekun, dan tidak pernah menyerah.
“Jangan pernah berhenti belajar,” pungkas Andika dalam sambutan yang diberikan.
Sebanyak 220 siswa SMP Negeri 1 Ngadirojo dinyatakan lulus. Raut kebahagian tampak dari para siswa maupun orang tua yang hadir. (AD)









