Benarkah Nasi Ater-ater Kondangan Penyebab Keracunan di Sidoharjo?

- Penulis

Selasa, 28 Januari 2025 - 04:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok. https://rsudsoediranms.com/

Dok. https://rsudsoediranms.com/

Beberapa warga Dusun Pagersari RT 004 RW 001, Desa Sempukerep, Kecamatan Sidoharjo, Wonogiri, diduga mengalami keracunan makanan. Kejadian ini melibatkan warga dari tujuh rumah yang mengalami gejala serupa, seperti mual dan diare. Kepala Desa Sempukerep, Parmo, membenarkan kejadian tersebut. “Keluhan warga sama, mual dan diare. Saat ini kami masih mencari informasi lebih lanjut,” kata Parmo saat berada di lokasi kejadian, Senin (27/1/2025).

Dilansir dari Radar Solo, sebanyak tiga warga harus mendapatkan perawatan intensif di RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri. Selain itu, sejumlah warga lainnya dirawat di klinik di Kecamatan Jatiroto. Parmo menyebutkan, total warga yang menunjukkan gejala keracunan mencapai 13 orang. Meski penyebab pasti belum dapat dipastikan, dugaan sementara mengarah pada makanan ater-ater kondangan yang dibagikan oleh salah satu warga setempat pada Minggu (26/1/2025). Warga desa memang sering memberikan nasi ater-ater kepada tetangganya ketika memiliki hajat keperluan seperti kelahiran anak, kondangan orang yang telah meninggal, khitan, dan keperluan lainnya. Namun, pemeriksaan lebih lanjut masih diperlukan untuk memastikan sumber keracunan.

Baca Juga :  Bergerak Sigap, SMPN 1 Ngadirojo Selaraskan Visi dengan Pembelajaran Mendalam

Hingga Senin malam, tim dari Puskesmas dan kepolisian masih berada di lokasi untuk menyelidiki kasus ini. Pihak berwenang berupaya mengumpulkan sampel makanan dan menggali informasi dari warga untuk mengetahui penyebab pasti kejadian. Kasus ini menjadi perhatian warga sekitar, mengingat dampaknya yang cukup luas. Parmo memastikan bahwa pihak desa akan terus memantau perkembangan dan berkoordinasi dengan pihak medis serta kepolisian untuk menyelesaikan masalah ini. RSy

Berita Terkait

Peringatan Hari Kartini di SDN 1 Kebonagung Angkat Tema Ketahanan Pangan
Semarak Ramadan di SDN 2 Biting Berlangsung Meriah dan Penuh Kebersamaan
Penanaman 350 Bibit Pohon di SMP Negeri 4 Karangtengah Wujud Kepedulian Lingkungan
Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Jatiroto Perkuat Sinergi Menuju Pesta Siaga 2026
Cara Unik Sambut Ramadan, SMP Negeri 4 Karangtengah Launching Video Klip Alhamdulillah
SD Gugus Dewantara Girimarto Sukses Gelar Pawai Ramadan
Mafianet Cikal Anom Cup 2026: Panggung Sportivitas, Kebangkitan Bola Voli dan Kolaborasi dari Dawungan
Luar Biasa, Kepala Sekolah Ini Raih 2 Penghargaan WIA 2025
Berita ini 134 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 20:33

Peringatan Hari Kartini di SDN 1 Kebonagung Angkat Tema Ketahanan Pangan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 23:26

Semarak Ramadan di SDN 2 Biting Berlangsung Meriah dan Penuh Kebersamaan

Selasa, 10 Maret 2026 - 22:10

Penanaman 350 Bibit Pohon di SMP Negeri 4 Karangtengah Wujud Kepedulian Lingkungan

Senin, 23 Februari 2026 - 19:23

Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Jatiroto Perkuat Sinergi Menuju Pesta Siaga 2026

Jumat, 20 Februari 2026 - 22:37

Cara Unik Sambut Ramadan, SMP Negeri 4 Karangtengah Launching Video Klip Alhamdulillah

Berita Terbaru