SMPN 3 Wonogiri berhasil menjadi Juara Harapan 2 Lomba Karya Tulis Ilmiah Tingkat Nasional (LKTIN) 2026 kategori Science SMP. Ajang bergengsi ini diselenggarakan oleh Indonesian Young Scientist Association (IYSA) secara daring.
Inovasi yang dibuat adalah SIPENA atau Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara. Inovasi ini sebagai implementasi pembelajaran mendalam berbasis STEM. SIPENA dipandang mampu menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan kondusif melalui penerapan teknologi tepat guna IoT.
Tim KIR yang berkompetisi terdiri dari Aleta Keyra Lida Wijaya (kelas 8), Chelsy Dinda Dewi (kelas 8), dan Ahsan Maheswara (kelas 7). Tim ini dibimbing langsung oleh Ais Widayanti, Kepala SMPN 3 Wonogiri.
Sebanyak 130 tim tingkat SMP, SMA, dan Perguruan Tinggi kategori sains dan sosial mengikuti kompetisi ini. Dari seluruh peserta ini, diambil 10 finalis tiap jenjang dan kategori untuk mempresentasikan karya secara daring pada 10 Maret 2026 lalu, dengan juri 3 dosen beberapa universitas. Pengumuman pemenang disampaikan13 Maret 2026 secara daring, diambil 5 pemenang.
Ais menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas prestasi yang diraih oleh Tim KIR SMPN 3 Wonogiri dalam lomba ini. Menurut Ais, keberhasilan ini menunjukkan bahwa siswa-siswi mampu berpikir kritis, kreatif, dan solutif dalam menjawab permasalahan di lingkungan sekitar.
“Inovasi ini menjadi bukti nyata implementasi Pembelajaran Mendalam berbasis STEM yang tidak hanya menumbuhkan kemampuan akademik, tetapi juga kepedulian terhadap kesehatan lingkungan belajar melalui penerapan teknologi IoT, ” imbuh Ais.
Lebih lanjut, Ais berharap karya ini dapat menginspirasi lahirnya inovasi-inovasi lain dari para siswa sehingga bersama-sama dapat mewujudkan ruang belajar yang sehat, cerdas, dan kondusif.
“Karena pendidikan berkualitas tidak hanya ditentukan oleh kurikulum, tetapi juga dari setiap tarikan napas udara segar yang dihirup generasi masa depan kita di dalam kelas,” pungkas Ais.









