Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Jatiroto kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas kegiatan kepramukaan dengan menyelenggarakan Temu Teknis dan Buka Puasa Bersama pada Senin, 23 Februari 2026. Kegiatan yang dilaksanakan di SD Negeri 1 Cangkring ini menjadi momentum penting dalam mematangkan persiapan Pesta Siaga Ranting Jatiroto sekaligus mempererat ukhuwah di bulan Ramadan. Temu teknis ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan serupa yang sebelumnya dilaksanakan di Kwartir Cabang Wonogiri. Dengan semangat menyelaraskan pemahaman dan standar penilaian, kegiatan ini dihadiri oleh Pengurus Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Jatiroto dan seluruh calon juri Pesta Siaga Ranting Jatiroto. Selain itu, hadir pula Ketua KKKS Padmanegara Jatiroto, Parsino, serta Korwilcam Bidik Jatiroto, Hendriyawati. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menegaskan dukungan penuh terhadap suksesnya agenda kepramukaan di tingkat ranting.

Kegiatan diawali dengan pembukaan resmi yang dilanjutkan dengan pemaparan materi teknis terkait mekanisme dan instrumen penilaian Pesta Siaga. Pembahasan difokuskan pada keseragaman persepsi antarjuri agar penilaian berjalan objektif, transparan, dan profesional. Dalam sesi diskusi, para calon juri secara aktif menyampaikan pandangan dan pengalaman mereka. Berbagai aspek teknis dibedah secara mendalam, mulai dari indikator penilaian, keterampilan, kedisiplinan, kekompakan barung, hingga aspek karakter dan keceriaan peserta didik. Forum ini tidak sekadar menjadi ajang koordinasi, tetapi juga ruang refleksi bersama tentang bagaimana menghadirkan kegiatan yang edukatif, menyenangkan, sekaligus membentuk karakter.
Ketua KKKS Padmanegara Jatiroto, Parsino, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas keseriusan jajaran Kwarran Jatiroto dalam mempersiapkan kegiatan secara matang. “Saya mengapresiasi langkah Kwartir Ranting Jatiroto yang tidak hanya menyelenggarakan kegiatan, tetapi juga mempersiapkannya dengan perencanaan yang detail. Temu teknis ini menunjukkan bahwa kita ingin menghadirkan Pesta Siaga yang berkualitas. Pramuka bukan sekadar lomba, melainkan proses pembentukan karakter. Maka para juri harus memiliki visi yang sama, mendidik, bukan sekadar menilai.” Parsino juga menegaskan bahwa sinergi antara sekolah dasar melalui KKKS dan Gerakan Pramuka harus terus diperkuat. Menurutnya, kegiatan seperti Pesta Siaga merupakan wahana strategis untuk menanamkan nilai disiplin, kerja sama, dan kemandirian sejak usia dini.
Sementara itu, Korwilcam Bidik Jatiroto, Hendriyawati, dalam sambutannya menekankan pentingnya profesionalitas dan integritas dalam setiap tahapan kegiatan. “Temu teknis ini adalah bukti bahwa kita ingin bekerja secara sistematis dan terukur. Saya berharap seluruh calon juri benar-benar memahami pedoman yang telah disepakati. Objektivitas adalah kunci. Ketika penilaian dilakukan secara adil dan transparan, maka kepercayaan sekolah dan masyarakat terhadap Gerakan Pramuka akan semakin kuat.” Beliau juga mengajak seluruh unsur yang terlibat untuk menjadikan kegiatan ini sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter di Kecamatan Jatiroto. Menurutnya, Pramuka memiliki peran strategis dalam mendukung visi pendidikan yang holistik.
Setelah sesi diskusi dan pemantapan teknis selesai, kegiatan dilanjutkan dengan berbuka puasa bersama. Momentum Ramadan dimanfaatkan untuk memperkuat nilai spiritual dan kebersamaan. Para peserta duduk bersama dalam suasana penuh kehangatan, menanti adzan magrib berkumandang. Buka puasa bersama menjadi penutup yang sarat makna. Hidangan sederhana yang tersaji tidak mengurangi kekhidmatan suasana. Tawa ringan dan obrolan hangat mewarnai kebersamaan sore itu. Para calon juri, pengurus Kwarran, serta tamu undangan tampak semakin akrab satu sama lain. Kebersamaan ini menjadi energi positif dalam menghadapi agenda besar Pesta Siaga mendatang.
Lebih dari sekadar rapat teknis, pertemuan ini menunjukkan bahwa Gerakan Pramuka di Jatiroto terus berbenah dan meningkatkan standar pelaksanaan kegiatan. Sinergi antara Kwarran, KKKS, dan Korwilcam Bidik menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan program yang berdampak nyata bagi peserta didik. Dengan semangat Ramadan yang penuh berkah, Temu Teknis ini diharapkan menjadi awal yang baik menuju Pesta Siaga Ranting Jatiroto yang sukses, sportif, dan berkarakter. Seluruh pihak yang hadir berkomitmen untuk menjalankan peran masing-masing secara maksimal demi mendukung tumbuh kembang generasi muda yang sehat, cerdas, dan berakhlak mulia. RSy









