Kontingen SMP Negeri 1 Ngadirojo berhasil tampil memukau di perhelatan Pawai Pembangunan dan Budaya Kecamatan Ngadirojo. Kegiatan digelar Sabtu (18/08/2026), dimulai dari Lapangan Ngadirojo berakhir di area SPBU Ngadirojo.
Di depan panggung kehormatan, kontingen SMPN 1 Ngadirojo sukses mempersembahkan Tari Kreanusa. Menurut Wakil Kepala Bidang Kesiswaan, Retno Prawati, Tari Kreanusa memadukan kelincahan Tari Saman Sumatra, keanggunan Tari Piring, kelembutan Tari Bedhaya Jawa, eksotisme Tari Pendet Bali, hingga kegagahan Tari Cendrawasih dan Tari Yospan Papua.
Retno menambahkan sajian ini bukan sekadar tarian, melainkan bukti cinta SMPN 1 Ngadirojo pada Indonesia.
“Para siswa SMPN 1 Ngadirojo siap menjaga kesenian tradisi, melestarikan budaya bangsa, dan memancarkan pesona Indonesia ke mata dunia,” imbuh Retno.
Kepala SMPN 1 Ngadirojo, Agus Dwianto, menambahkan kontingen sekolahnya hadir dengan mengusung tema “Harmoni Budaya dalam Kearifan Lokal”. Agus memandang tema ini sebagai pijakan kokoh untuk merawat warisan leluhur dan mempererat persatuan di bawah naungan Sang Saka Merah Putih.

“Dengan semangat Go Nyawiji Sesarangen Mbangun Wonogiri kami bergerak bersama mewujudkan murid yang beriman, berbudaya, berwawasan lingkungan, mandiri dan memiliki kecakapan hidup abad 21,” tegas Agus.
Menurut Agus, SMPN 1 Ngadirojo sebagai Sekolah Adiwiyata Mandiri tak kenal lelah melaksanakan gerakan peduli dan berbudaya lingkungan serta berkontribusi nyata untuk Wonogiri.

Dalam pawai ini, SMP Negeri 1 Ngadirojo menampilkan Pasukan Pengibar Bendera, mobil hias, tampilan Tari Kreanusa, adiwiyata di kontingen pertama. Kontingen kedua terdiri atas barisan OSIS, Pramuka, PMR, kerohanian, dan budaya. Kontingen ketiga sekolah ini menghadirkan unsur profesi, pertanian, olahraga, teknologi, dan pertahanan keamanan. (AD)









