Kegiatan bersih dusun di Dusun Wonosobo dan Dusun Surodadi, Desa Wonodadi, Kecamatan Pracimantoro berlangsung meriah dan penuh kebersamaan. Kegiatan dihelat Rabu (13/05/2026) mulai pukul 19.00 WIB. Masyarakat setempat, tokoh masyarakat, serta tamu undangan dari beberapa daerah tampak menghadiri kegiatan.
Kegiatan bersih dusun ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk rasa syukur masyarakat sekaligus upaya melestarikan tradisi dan budaya daerah. Pelaksanaan kegiatan ini juga berdasarkan hasil musyawarah warga Dusun Wonosobo dan Dusun Surodadi yang sepakat untuk bersama-sama menyelenggarakan acara dengan penuh kekeluargaan dan gotong royong.
Suasana acara semakin semarak dengan penampilan siswa-siswi SMP Negeri 4 Pracimantoro melalui kelompok karawitan Kencana Laras. Dalam kesempatan tersebut, kelompok karawitan membawakan 14 lagu lancaran dengan penampilan yang apik dan penuh penghayatan. Beberapa lagu yang ditampilkan di antaranya “Wonogiri Sukses”, “Bersih Dusun”, “Gudeg Jogja”, dan “Gugur Gunung”. Penampilan para siswa mendapat apresiasi dari masyarakat karena mampu memainkan gamelan dengan kompak dan percaya diri. Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari latihan yang dilakukan secara rutin dan sungguh-sungguh di bawah bimbingan Murjoko selaku pembimbing karawitan. Dengan penuh semangat, para siswa mempersiapkan diri agar dapat memberikan penampilan terbaik dalam acara bersih dusun tersebut.
Kegiatan bersih dusun ini juga dihadiri oleh Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno. Kehadiran Bupati Wonogiri menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya lokal serta apresiasi kepada generasi muda yang terus berupaya menjaga dan mengembangkan seni karawitan di tengah perkembangan zaman. Setyo Sukarno turut memberikan apresiasi terhadap siswa-siswi SMP Negeri 4 Pracimantoro yang telah tampil dengan baik dan turut melestarikan budaya karawitan di kalangan generasi muda.

Selain penampilan karawitan, juga ditampilkan pentas wayang kulit yang semakin menambah semarak suasana. Pentas wayang kulit dibawakan oleh dalang Alfian Nur Rohmad Arif, guru SMP Negeri 4 Pracimantoro. Penampilan wayang kulit tersebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat yang hadir dan menjadi bagian penting dalam upaya melestarikan kesenian tradisional Jawa. Melalui kegiatan ini, masyarakat berharap tradisi bersih dusun dapat terus dilestarikan sebagai sarana mempererat tali silaturahmi, menumbuhkan semangat gotong royong, serta menjaga kekayaan budaya daerah agar tetap dikenal oleh generasi muda.









